Bentuk-bentuk Bahasa Emosional Guru di Kabupaten Wajo

  • Illangsari Illangsari Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia
  • Sri Nani Hari Yanti Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia
Keywords: bahasa emosional, ujaran, guru

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan bentuk - bentuk bahasa emosi guru di Kabupaten Wajo. kajian difokuskan pada bentuk tuturan guru kepada siswanya. Bahasa emosi merupakan komponen kunci dalam membuat siswa memahami pelajaran atau tidak dan menaati peraturan yang berlaku pada sekolah atau bahkan melanggar peraturan sekolah. Seorang guru harus memahami betul kata- kata yang diucapkannya., meskipun sebenarnya emosi yang muncul kepada seorang guru diawali dengan sebab. Konsep emosi dalam bahasa adalah menyelidiki komunitas bahasa mengkonseptualisasikan sebab dan akibat dari emosi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, selanjutnya pendekatan penelitian ini psikolinguistik.. Metode pengumpulan data yakni  simak. Teknik yang digunakan adalah  observasi partisipan dan pencatatan kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. . Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada delapan bentuk bahasa emosi yang digunakan oleh guru. delapan bentuk bahasa emosi itu adalah:  kata, frasa/ kosa kata, kalimat, preposisi, kongjungsi, campur kode, interferensi dan repetisi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alantaqi, Wajihadin. 2010. Rahasia Menjadi Guru Teladan Penuh Empati.
Garailmu: Yogyakarta
Albin, Rochell Semmel. 1986. Emosi. Kanisius: Yogyakarta
Athinson, dkk. 1995. Introduction to Psychology, Harcourt Brase & Company: New York.
Austin, J.L. 1962. How to do Things with Word, ed. J.O Urmson,Oxford University Press: New York.
Alwasilah, A. Chaedar. 1987. Linguistik Suatu Pengantar. Aksara: Bandung
Beck. Robert. 1990. Motivations: Theories and Principles. New Jersey: Prentice Hall
Branca, A.A. 1995. Psychology: the science of Behavior. Allyn and Bacon Inc: Boston
Callow, Kathleen. 1988. Man and message. University Press of America. Inc: Boston.
Chaer, Abdul. 2009. Psikolinguistik Kajian teoritis. Rineka Cipta: Jakarta
Chaer, A. Agustin.L. 1995. Sosiolingustik Suatu Pengantar. PT. Rineka Cipta: Jakarta.
Crider B. Goethals.R. Solomon R.P 1983. Psycholinguistic. Foresman and Company. United State of America.
Darjowidjojo, Soenjono. 2005. Psikolinguistik Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia. Edisi Kedua. Jakarta : UNIKA Atma Jaya. Yayasan Obor Indonesia
Danim, sudarwan. 2002. Menjadi Peneliti Kualitatif. CV Pustaka Setia: Bandung
Elkman. 2010. Cara Mudah Membaca Emosi Orang. Flashbooks : Yogyakarta
Emzir. 2012. Metode Penelitian Pendidikan Kualitatif dan Kuantitatif. PT. Raja Grafindo Persada: Jakarta.
Halliday, M.A.K. 1975.Exploration in the Development of Language. Elsevier : New York
Wahyono,Tekad. 2001. Memahami Kecerdasan Emosi Melalui Kerja system Limbik. University Wangsa Manggala,Indonesian Psychology journal, 2001, vol.17, No.1 : Indonesia
Walgito, Bimo. 1988. Pengantar Psikologi umum. Yogyakarta, Andi Offset
Watson,B.John.1913.Psychology as the Behaviorist Views it.Reprented by association phsichological: American
Watson,B.John. 1914. Behavior, an Introduction to comparative Psychology. The Oliver f.Wasdworth fund.
Wierzbick, Anna. 1997. “ A Response to Michael Banberg.” The Language of Emotions , Jhon Benjamin Publishing company: Amsterdam
Wilce M James. 2009. Language and emotion. Cambridge university Press, the edinburg building: Cambridge.
Woodwoorth.Marqius. 1957. Psychology. Henry holt and company: New York.
Woolfolk Hoy,A. 2006. Students’ and teachers’ perspective about classroom management. Handbook for classroom management: Reseach, practice, and contemporary issues. Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum.
Woolfolk, Anita 2009. Educational Psychology. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Yanti. 2003. Bahasa Emosi Rakyat pada SMS Bedah Editorial Media Indonesia. Tesis: Medan
Published
2025-02-11
How to Cite
Illangsari, I., & Yanti, S. N. H. (2025). Bentuk-bentuk Bahasa Emosional Guru di Kabupaten Wajo . DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(1), 101-112. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/1338
Section
Articles